Menunggu Kau


Aku sudah menunggu kau. Menunggu kau di tempat kau mungkin datang juga di tempat kau mustahil datang. Aku menunggu kau, diam saja kutunggu kau di teluk tempat segala keputusasaan kau peluk. Kutunggu kau pula di warung angkringan depan toko CD bajakan, tempat kau pesan makanan kesukaan: sebungkus nasi dan tiga gorengan. Sudah kutunggu kau tiap petang bersambut petang. Penjaga warung itu kemudian memberitahukan kalau kau sudah sejak berbulan lalu tak lagi menyambangi angkringan apalagi memesan gorengan.

Aku sudah menunggu kau. Lama sekali aku menunggu kau hingga tak ada lagi ruang bagiku untuk menunggu. Aku menunggu kau. Malang kali kau tak kunjung berkunjung mengunjungi aku. Harus berapa waktu lagi aku menunggu. Berapa. Atau sampai abu jenazahku menghentikanku menunggu kau. 

Tulis jawabmu di kertas abu-abu. Lalu, selipkan pada pintu depan kamar kontarakanku. 


Komentar

Postingan Populer