Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

4 Buku Terbaik yang Kubaca di Tahun 2018

Kemarin, aku diomelin Ibu gara-gara kebanyakan ngeluh pengen beli buku tapi engga punya duit. Ibu bilang ke aku supaya jangan terus-terusan beli buku karena yang kupunya udah terlalu banyak. Padahal, bukuku cuma sedikit dan belum cukup untuk bikin taman baca. HMM. Ya gitulah. Dari kecil, selain jadi pilot yang ternyata engga tercapai, cita-citaku yang lain adalah bikin taman baca. Jadi ya emang aku segila itu sama buku . Baiklah, sekarang ini aku engga akan nulis tentang perpustakaan pribadi. Yang akan aku tulis adalah tentang empat buku terbaik yang kubaca tahun 2018. Aku baru sempat nulis sekarang karena kemarin aku sibuk mengurus kenyataan. 1.   KAMU ─  Sabda Armandio Alif Yang aku suka dari tulisan Mas Dio (aku panggil ‘mas’ deh ya biar kayak udah kenal akrab gitu) adalah keabsurdan dan ketidakjelasannya. Mas Dio cerdas banget dalam memilih kata, menyusun alur cerita, dan mempermainkan pikiran para pembaca. KAMU  bercerita tentang Aku yang untuk pertama...

Postingan Terbaru

Untuk Kau di Pulau Seberang

Tertampar Catatan Juang-nya Fiersa Besari

Ngobrolin Betapa Kampretnya Novel O Karya Eka Kurniawan