Things I Learned in 2017
Beberapa jam lagi tahun 2017 akan segera berakhir. Oh
wow. Masih terbayang jelas di kepalaku, tahun 2016 lalu aku menyambut tahun
baru dengan terbaring lemah-lunglai-letih di tempat tidur akibat demam-alergi-darahrendah(70/55)-patahhatiditinggalgebetan.
Akhir tahun ini, Puji Tuhan aku masih sehat dan semoga selalu sehat.
Tahun 2017
yang hampir usai ini sudah menghadirkan banyak cerita dan pelajaran buat aku. Sekarang
aku bermaksud membagikan beberapa hal yang kudapat dari tahun 2017.
1. Time Flies so Fast
Time flies so fast. Aku masih ingat banget hari
kelulusanku dari SMA. Aku masih ingat banget pakai kebaya warna apa, buat
dandan harus bangun jam berapa, bahkan aku masih ingat saat itu aku digandeng
siapa. HA HA. Dan sekarang sudah semester delapan aja nih! Sudah mau wisuda
sarjana pula. Sudah ada gandengan?
![]() |
| Kangen Jaud. |
2. Mau Enggak Mau Kita Bakal Tumbuh Dewasa
Waktu memang berjalan cepat dan rasanya aku masih belum
bisa menerima kenyataan kalau aku sudah dewasa (re: mulai menua). Rasanya aku
masih kayak bocah umur 4 tahun yang terpenjara di dalam tubuh perempuan dewasa berumur 21
tahun. Sungguh mengerikan memang, tapi mau gimana lagi. Karena belum ada alat
yang bisa dipakai buat menghentikan waktu, mau enggak mau kita harus menerima
kenyataan bila kita akan tumbuh dewasa dan menatap masa depan.
3. Hargai Waktu Hargai Kesempatan
Mengingat waktu yang berjalan cepat, kita harus banget
menghargai segala waktu dan kesempatan yang Tuhan berikan. Manfaatkan waktu
selagi ada. Gunakan kesempatan selagi bisa. Segera kerjakan yang wajib
dikerjakan. Segera diselesaikan yang wajib diselesaikan. Jangan menunda
pekerjaan. Sekali saja jangan pernah menunda. Yaps begitulah kira-kira wejangan dari
Ibu Dosen Pembimbing Skripsi-ku tercinta untuk aku dan temanku yang rajin
menunda garap skripsi.
4. All the KKN Things
Juli 2017, aku KKN di Somopuro, Jogonalan, Klaten yang berjarak
sekitar 40 km dari rumah. Dekat kan? Lokasinya yang berada di pinggir Jalan
Solo enggak bakal bikin aku jadi fakir sinyal. Ngobrolin seputar KKN enggak
bakal ada habisnya. Banyak hal yang aku pelajari dari sini. Tentang bagaimana
kita saling menyayangi dan mengasihi. Bagaimana menjadi istri yang layak.
Bagaimana memahami watak, sifat, perasaan orang lain. KKN juga menyadarkanku
kalau mandi dua kali sehari itu hanya diperuntukkan bagi manusia yang mampu dan
mau.
| kapan mitap gengs? |
5. All the PLT Things
September sampai November 2017, aku PLT (Praktik Lapangan
Terbimbing), semacam magang kependidikan gitu di SMA Negeri 1 Ngaglik. Dari
Ngaglik, aku juga belajar banyak hal. Mulai dari belajar sandiwara jadi guru
yang baik hingga sadar bahwa guru yang baik itu enggak ada!
![]() |
| come find me! |
6. Depression is Real
Yes. Depression is abosultely real.
7. Give Thanks and Appreciate All the Things
Jangan lupa bersyukur dan hargailah segala sesuatu.
Bersyukur masih ada oksigen buat bernapas. Bersyukur masih bisa ketemu hujan
buat basah-basahan. Bersyukur masih bisa ketemu ujian buat diperjuangkan.
Bersyukur ketemu mantan buat diajak balikan ups.
![]() |
| siapa hayo? |
8. No Matter How Bad the Situation, Life Always Goes On
Enggak peduli seberapa besar masalah yang kita hadapi, hidup
akan terus berjalan. Karena apa? Karena yang bisa menghentikan hidup hanyalah
mati. Kamu mau mati? Tapi sayangnya nggak ada alasan terbaik untuk mati sekarang.
9. I Still Have a Lot of Things to Learn
21 Desember kemarin aku genap berusia 21 tahun. Aku sudah
21 tahun. Ah bukan. Aku masih 21 tahun. Masih ada banyak hal yang harus aku
pelajari. Semoga masih ada waktu.
So, thank you 2017.
Terimakasih 2017 untuk segala
pembelajarannya.
See you on 2018!




Komentar
Posting Komentar