PENELITIAN KUALITATIF: RISET GROUNDED THEORY
Apabila riset naratif berfokus cerita individual
partisipan dan fenomenologi berfokus pada pengalaman yang sama pada sejumlah
individu, riset grounded theory bertujuan untuk bergerak keluar dari deskripsi
dan untuk menemukan atau memunculkan teori bagi proses atau aksi tertentu.
Grounded theory merupakan desain riset kualitatif yang
penelitinya memunculkan penjelasan umum (teori) tentang proses, aksi, atau
interaksi yang dibentuk oleh pandangan dari sejumlah besar partisipan.
Ciri Utama Grounded Theory
Berikut ini adalah ciri khas dari riset grounded theory:
- Peneliti memfokuskan pada proses atau aksi yang memiliki tahapan atau fase khas yang terjadi sepanjang waktu,
- Penelitian kemudian berusaha mengembangkan teori tentang proses atau aksi ini.
- Memoing menjadi bagian dari pengembangan teori ketika peniliti menuliskan ide berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan dianalisis.
- Bentuk utama dari pengumpulan data seringkali adalah wawancara.
- Analisis data dapat distrukturkan dan mengikuti pola pengembangan kategori terbuka.
Prosedur Pelaksanaan Riset Grounded Theory
Berikut ini merupakan langkah-langkah pelaksanaan riset grounded theory:
Berikut ini merupakan langkah-langkah pelaksanaan riset grounded theory:
- Peneliti perlu memulai dengan menentukan apakah grounded theory paling cocok untuk mempelajari risetnya.
- Pertanyaan riset yang diajukan oleh peneliti kepada partisipan akan diarahkan untuk memahami bagaimana individu mengalami proses tersebut dan mengidentifikasi tahap dalam proses tersebut.
- Peneliti beralih pada para partidipan dan mengajukan pertanyaan yang lebih detail yang akan membantu membentuk tahap coding aksial.
- Analisis data berlangsung secara bertahap.
- Hasil dari pengumpulan data dan analisis data ini adalah suatu teori , teori level-substansial, yang ditulis peneliti yang dekat dengan permasalahan tertentu.
- Studi grounded theory berakhir dengan pemunculan teori sebagai tujuan dari riset tersebut.
Tipe Grounded Theory
Dua pendekatan populer dalam grounded theory adalah:
- Pendekatan sistematis dari Strauss dan Corbin.
Dalam pendekatan ini, peneliti berusaha mengembangkan secara sistematis teori yang menjelaskan proses, aksi, atau interaksi dari topik.
- Pendekatan konstruktivis dari Charmaz.
Grounded theory konstruktivis menurut Charmaz terletak tepat dalam pendekatan interpretatif dalam penelitian kualitatif dengan pedoman yang fleksibel, fokus pada teori yang dikembangkan bergantung pada pandangan peneliti, yang mempelajari tentang pengalaman dalam jaringan, situasi, dan hubungan yang tertanam dan tersembunyi, dan memperlihatkan hierarki kekuasaan, komunikasi, dan kesempatan.

Komentar
Posting Komentar