Untuk Awan Pembawa Jawaban


Aku memandangmu dan kutemukan wajahnya. Aku menerawang jauh menujumu dan melintaslah ia. Kaulah jangkar tempat segala kemustahilan berakar. Kaulah suar tempat setiap arah langkah terkabar. Kaulah hilir tempat seluruh keputusasaan berhenti mengalir. Kaulah jaminan untuk semua alasan.
 
Aku bertanya dan menerka pesan yang kau sampaikan melalui awan. Kaulah awan. Pembawa jawaban. 
 
Terimakasih telah lahir sebagai serat-serat halus yang siap sedia kubaca apa maknanya. Terimakasih telah hadir sebagai firasat yang siap mendarat di dataran realita. Meski berat, aku mengerti apa maksudmu. Aku memang harus melupakannya.

Terimakasih untuk kali ini. 
Lain kali, bisakah kau beri aku pilihan berganda saja?



#SuratKeDua
#30SuratCintaUntukmu

Komentar

  1. Jadi ini surat ya...
    Ngena banget tuh suratnya, untuk ia yang di sana. Heheu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer