Empat Detik Saja

Bingkai jiwaku terketuk terbuka
Ini esok sungguh tiada daya
Sajak rintik nadi khayangan menjumpa
Namamu terbisik
Dingin hatimu terjelas

Andai rajutan kaki langit bermulut
Kumohon ia
Senandungkan rindu
Bagimu

Andai rajutan kaki langit berbibir
Kupinta ia 
Dendangkan jawab
Untukku

Bila banyak jalan pulang
Mengapa aku tak jua melayang
ke ruang di mana kau bersarang?

Bila banyak waktu yang ada
Mengapa jemari kita bersua
sepanjang empat detik saja? 




[2012, 7 th of July. ]


 

Komentar

Postingan Populer