Surat Terbuka Kepada Pembaca Setia

Ciyeh-ciyeh udah posting lagi *.*

Halo kamu yang mau baca blognya Inung.
Halo kalian para pembaca setia. Idwih gaya lu kayak ada yang baca aja -______-
Hahah tapi emang ada yang baca kok :P

Desember 2013 aku iseng bikin blog. Bikin blog doang tanpa niat mau posting *bold-underlined mode on*. Nah pada pertengahan Agustus 2014 kemarin, aku baru inget kalo aku punya blog dan lahirlah niatan buat nulis blog. Walaupun tulisan-tulisan aku sama sekali nggak berbobot, nggak berkelas, nggak bermutu, nggak nyenengin, nggak berfaedah sekalipun, yang penting menulis bisa bikin gue hepi! 
Meskipun isinya blog ini cuma curhatan yang sangat amat tidak penting, tapi statistik viewer blog aku menghitung kalo blog aku telah ditayangkan sebanyak 1109 kali dari pertengahan Agustus sampai 06 November ini. Iya gue sadar viewer gue dikit. Baru 1109 views. Tapi ciyus aku heran deh. Aku nggak pernah promote blog, nggak pernah koar-koar kalo punya blog. Temenku juga cuma beberapa yang tahu kalo akhir-akhir ini aku lagi hobi blogging. Terus itu yang seribu dari mana cuba? Siapa cuba sebenernya yang baca? Apa jangan-jangan nih Blogspot bikin statistik asal ngawur aja buat nyenengin aku kalo blog ini ada yang baca? Apa gimana sih? Hah entalah. Bingung -_______-

Terlepas dari kebingungan aku soal siapa yang baca blog, aku punya setidaknya seorang pembaca setia. Awalnya seorang tapi aku ralat jadi dua orang deh. Heheh. Yaps, setidaknya aku punya dua orang pembaca setia. Dia yang mau baca blog ini tanpa gue suruh. Dan dia yang ngerti kode-kode curhatan sakti gue di blog ini. Siapa dia dan dia?

Resti. Who is she? Temen SMA gue. Anaknya temen nyokap gue. Cewek yang lahir di Pontianak, 26 January 1996. Cewek alay, lebay, sok unyu, sok cantik, sombongnya minta ampun, pethakilan, resek maksimal, kadang bertingkah kampret maksimal. Hahaha. Enggak ding. Resti baik hati, tidak sombong, cantik, unyu, suka menabung tapi juga suka jajan wae! Dan yang terpenting, Resti istimewa bingits karena sudi baca blognya Inung dan ngerti kode-kode sakti yang Inung tulis. Padahal orang yang aku kasih kode-kode sakti malah nggak pernah baca sama sekali. Jangankan baca, tau aku punya blog aja enggak. Duhh sakit. Ah sudahlah. Makaci Resti. Muah muah. Makaci Resti :-* ({})


Icad. Who is he? Temen kuliah gue tapi beda kelas, dia PMC. Kenal pertama dari pas OSPEK satu kelompok di Anion. Icad gendut mirip Nopal, temen SMA aku. Waktu SMA aku hobi banget ninjuin perut Nopal, sekarang saat udah nggak ada Nopal, tinju perutnya Icad boleh juga deh. Haha. Icad well bingits, tanpa gue suruh dia udah baca blog ini. Makasih ya Icad. Makasih juga sudah mau mengapresiasi setiap aksara curhatan aku di blog ini. 
 

Nah itu dua orang yang setidaknya pernah memantau blog aku. Buat pembaca yang lain terimakasih juga. Tanpa kalian, entah apa yang kan terjadi. 
Semoga makin bertambah pembaca-pembaca setia yang lain :-)) *NGAREP MAKS* Amen.


Udah ah. Capek. Byee.

Komentar

Postingan Populer