Untuk Kau Yang Kelewat K*mpr*t

Senin itu. 
Selasa itu.
Rabu itu.
Kamis itu. 
Jumat itu.
Sabtu itu.
Minggu itu.
Semua hari itu.
Kau sayat aku.
 
Pagi itu.
Malam itu. 
Sore itu. 
Siang itu.
Kau iris aku.

Senyum itu.
Pesan itu. 
Telepon itu.
Kau bunuh aku.

Semua itu. Palsu. Omong kosong. Sialan.

Kau.

Kau.

Aku kehilangan akal hanya oleh makhluk sepertimu.

Untuk apa kau datang ke daratan bila kau hanya akan kembali terbang ke puncak awan?

Astaga. Kau terlalu kampret. Sekampret-kampretnya.

If you can read this, I just want you to know that I just want you to go away, far, far, and so far away from me. Just go back with your girl that makes you feel so life, so wild, and so free. I swear I never want to be your next girl. And now I know that I should've said NO to you in the past. 

Kau terlalu keterlaluan. 
Jangan datang lagi. 

Dan kau harus tahu. Ini bukan surat cinta. Ini surat benciku untukmu. 
Aku tak mau menulis lebih panjang lagi. 
Mengingatmu dua detik saja sudah membuatku kebelet pup, AR.


#SuratKeEnam


 

Komentar

Postingan Populer